Penting banget ya ilmu Arudl?

Hits: 21

maxresdefault 1 1 1024x512 - Penting banget ya ilmu Arudl?

Lisanuna.com – Untuk mengawali sebuah pelajaran tentang suatu bidang ilmu, penulis akan menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui bagi pelajar tentang bidang ilmu itu, selain para pelajar melaksanakan anjuran para ulama’ salaf dalam memulai belajar ilmu baru, ini juga menjadi ciri khas penulis dalam setiap mengawali pelajaran.

            Dalam mempelajari suatu bidang ilmu, kita harus mengetahui, ilmu itu seperti apa, tujuannya apa, manfaatnya apa, siapa penemunya, bagaimana hukum mempelajarinya , agar kita tahu betul apa yang sedang kita pelajari, hal ini seperti apa yang dikatakan oleh Imam Ali As-Shaban dalam bait berbahar rojaz beliau:

إِنَّ مَبادِئ كُلِّ فَنٍّ عَشَرَه              …                الحَدُّ وَالموضُوعُ ثُمَّ الثَّمَرَه

وَنِسْبَةٌ وَفَضْلُهُ وَالوَاضِعْ               …      وَالاِسْمُ الِاسْتِمْدَادُ حُكْمُ الشَّارِعْ

مَسَائِلٌ والبَعْضُ بِالبَعْضِ اكْتَفَى      …      وَمَنْ دَرَى الجَمِيعَ حَازَ الشَّرَفَا

Karena pelajaran kali ini ilmu ‘arudl maka penulis akan mengenalkan ilmu ‘arudl kepada pembaca dari sepuluh hal di atas.

  1. Deskripsi: Kata ‘arudl dalam etimologi atau bahasa kamus berarti area atau wilayah, sedangkan secara terminologi atau istilah keilmuwan, kata ‘arudl memiliki arti sebuah ilmu yang mempelajari tentang sempurna dan tidaknya sebuah syair arab, serta mengetahui zihaf dan illat yang merusak sebuah tatanan syair tersebut.
  2. Tema: Tema ilmu ini akan membahas syair-syair Arab, bukan nadzm ataupun nasr, melainkan syair. apa perbedaan ketiganya? Nadzm: sebuah untaian kata yang irama dan akhirannya sama, tapi tidak memuat perasaan dan khayalan penulis. Syair: sebuah untaian kalimat indah, yang memuat perasaan, kegelisahan dan khayalan penulis serta memiliki irama. Nasr: Susunan kata yang tidak memiliki irama, qofiyah dan wazan meskipun bersajak.
  3. Manfaat: Dengan mempelajari ilmu ini kita bisa mengetahui mana syair yang sesuai dengan aturan ritme dan iramanya, bisa mengetahui kosakata-kosakata asing yang diperdebatkan, dengan menggunakan wazan ilmu ‘arudl kita bisa dengan mudah menebak harokat kosakata tersebut.
  4. Hubungan: Ilmu ini berhubungan dengan ilmu linguistik Arab, karena ilmu arudl fokus kepada syair Arab yang memiliki bentuk dan irama khusus.
  5. Keutamaan: Salah satu keutamaan ilmu ini adalah memperluas dan mempertajam ilmu bahasa Arab kita, percaya atau tidak, ilmu ini sangat sering dihindari oleh para pelajar bahasa Arab, karena dirasa sulit dan tak ada guna, padahal mereka butuh ilmu ini dalam memahami sebuah syair/puisi Arab klasik.
  6. Penemu: Penemu ilmu ini adalah Imam Khalil bin Ahmad al-Farahidy (100-175 H.) selain penemu ilmu ini, beliau juga orang pertama yang memberi titik dan harokat pada setiap ucapan beliau, orang pertama yang menyusun sebuah kamus, yaitu kamus mu’jam ‘ain. Dan beliau adalah orang yang menemukan ilmu baru (ilmu arudl) dengan sempurna, para ilmuwan setelahnya tidak bisa menambahi teori apapun pada ilmu ini. (Kecuali satu bahar yang ditambahi oleh Imam Akhfas)
  7. Nama: Ilmu yang kita pelajari dinamakan ilmu ‘Arudl, banyak alasan kenapa ilmu ini disebut dengan ilmu ‘arudl, salah satunya karena kita mempelajari arudl (pinggiran) sebuah syair, ada yang mengatakan karena ilmu ini ditemukan beliau saat berada di Makkah. (funfact: Salah satu nama Mekkah adalah ‘Arudl)
  8. Sumber: Sumber ilmu ini diambil dari syair-syair Arab klasik.
  9. Hukum: Hukum mempelajarinya fardlu kifayah, karena sebagian ilmu-ilmu agama kita pada jaman dahulu terkadang disebarkan lewat sebuah syair, jadi dengan ilmu ini kita bisa mendapatkan pemahaman yang sempurna.
  10. Permasalahan: Permasalahan atau fokus ilmu ini adalah meneliti taqti’ ‘arudl, tafilat, illat, zihaf dan bahar dalam sebuah syair Arab.

Setelah mengetahui ke sepuluh hal ini, penulis berharap pembaca mau mempelajari ilmu ini, dan membaca materi-materi yang akan penulis upload kedepannya. Terimakasih.

Sumber:

  • Fathur Robbil Bariyyah Syarhul Nadzmil ‘Imrithiy karya Imam al-Baijury
  • Ilmu ‘Arudl wal Qofiyah karya Dr. Abdul Aziz Atiq
  • Al-Mursyid Al-Wafiy fi Al-‘Arudl wa al-Qawafiy karya Dr. Muhamman bin Hasan bin Ustman.
80690134 2669732879807694 3065718016315490304 o - Penting banget ya ilmu Arudl?
Latest posts by Ariel Achmad Pramudya (see all)
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *