ٍSejarah Pembaharuan Ilmu Nahwu

Hits: 8

90 062702 arabic achievements 700x400 - ٍSejarah Pembaharuan Ilmu Nahwu

Lisanuna.com – Ilmu itu dinamis, seiring berkembangnya zaman maka ilmu akan mengalami perkembangan – perkembangan untuk penyempurnaan dan efektifitas manfaatnya bagi kehidupan manusia. Tak hanya dalam keilmuan saintifik, linguistik sebagai salah satu disiplin ilmu sosial pun mengalami banyak perkembangan. Termasuk ilmu nahwu yang punya notabene sangat tradisional.

            Alasan utama diperlukannya Improvement dalam Ilmu nahwu adalah teori yang terlalu kompleks, sehingga minat terhadap keilmuan ini bisa dibilang malah semakin mengalami penurunan tiap tahunnya. Dikatakan bahwa

وكلما  تخلص دارسه من إحدى شباكه تعثر عن أخرى

“Santri / Pelajar Nahwu makin sadar bahwa di depan kesulitan yang ia sedang hadapi, ada kesulitan lagi yang akan menjegal dia lagi”

Sehingga, bisa dipastikan mereka akan malas dari awal. Karena mereka tau betapa susahnya jalan yang akan mereka tempuh (terlepas dari beberapa prinsip belajar yang mengharuskna kerja keras). Pemerintah Mesir meyakini, bukan hanya usaha dari pelajar yang harus dilakukan, tapi Pemerintah selaku institusi yang secara sah bisa melakukan sesuatu terhadap kurikulum, pun harus berusaha meringankan beban pelajar dan meningkatkan crowd peminat ilmu ini lagi

            Ilmu nahwu mengalami masa transisinya mulai tahun 1945. Isu upgrading ilmu nahwu dimulai dengan dibentuknya tim khusus dalam internal Wizarah Ma’arif (sekarang Wizarah At-Tarbiyah Wa At-Ta’lim / Kementerian Pendidikan) Mesir untuk mengurus masalah Improvement Ilmu nahwu ini.

Hasil kerja tim ini kemudian dikaji dan dikoreksi oleh Majma’ Lughah (Badan Bahasa) pada Muktamarnya tahun 1945 tersebut. Hasil dari Muktamar tersebut memberikan banyak koreksi dan editing dari pihak Majma’ Lughah. Setelah muktamar tersebut, banyak sekali buku pembelajaran nahwu berbasis ‘penyederhanaan’. Namun dinilai gagal baik dari sisi muatan maupun bisnis.

            Dr. Syauqi Doif, seorang pakar linguistik dan sastra Cairo University memulai kembali pergerakan pembaharuan ilmu nahwu. Keinginan ini, didorong oleh keterbacaannya atas buku Kitab Ar-Radd ‘Ala An-Nuhat karya Ibn Madha (saat itu beliau menjadi editor buku tersebut). Semenjak menjadi editor, banyak sekali gejolak di kepala Syauqi Doif tentang hal – hal yang perlu dievaluasi dalam ilmu nahwu.

            Syauqi Doif mulai menulis komentar – komentar panjangnya atas buku Ibn Madha, mulai dari teori – teori yang menurutnya perlu ‘dirampingkan’ hingga solusi-solusinya. Dari evaluasinya tersebut, Syauqi Doif menarik 3 kesimpulan sebagai bahan evaluasi ilmu nahwu. Yakni : Rekontruksi bab-bab, Penghapusan konsep I’rab Taqdiri, dan Penghapusan generalisasi I’rab pada setiap kata.

            Pada tahun 1977 Syauqi Doif mengajukan rekomendasinya yang didasari 3 prinsip diatas tadi kepada Majma’ Lughah dengan penambahan prinsip ke-4, yakni Peletakan definisi dan batasan – batasan yang jelas pada setiap bab. Selain itu, Syauqi juga melakukan diskusi ilmiah dengan Lajnah ushul untuk memperoleh banyak masukan baru. Hingga akhirnya tahun 1979, Catur-tuntutan Syauqi tersebut diterima dan disahkan oleh Majma’ Lughah dengan beberapa catatan.

            Setelah kejadian itu, Syauqi Doif jadi berpikir untuk menulis sebuah buku tentang pemikiran – pemikiran pembaharuannya dalam ilmu nahwu. 4 prinsip tersebut mulai dijadikan syauqi sebagai patokan dalam setiap statement yang ia tulis dalam buku tersebut.

Hingga akhirnya ia menemukan tambahan – tambahan baru, seperti penghapusan bab – bab yang dinilai tidak perlu, dan menambahkan beberapa hal yang dinilai memilik urgensi yang cukup serius. Hingga akhirnya buku ini pertama kali terbit tahun Awal bulan November 1982  sebagaimana yang Syuqi tulis dalam pengantar bukunya, Tajdid An-Nahwi.

Sumber :

  1. Tajdid An-Nahwi
  2. Kitab Ar-radd ‘ala An-Nuhat
a31804e1a14add56df16d3fb9dc55213?s=250&d=mm&r=g - ٍSejarah Pembaharuan Ilmu Nahwu
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *